Percy Tau Bersinar Bersama Anderlecht

Percy Tau Bersinar Bersama Anderlecht

Berita Sepakbola Terbaru – Anderlecht pergi ke Ghelamco Arena, melihat dan bermain imbang 1-1 dengan Sulayman Marreh dan Gent dari Anderson Niangbo.

Seperti yang diharapkan, pertemuan papan atas Belgia memenuhi harapan karena kedua tim membatalkan satu sama lain.

Di babak pertama yang sulit, penyerang pinjaman Brighton dan Hove Albion Percy Tau diberi peringatan pada menit ke-26 oleh wasit Nicolas Laforge karena tekelnya yang ceroboh.

Meski mendapat kartu kuning, itu tidak mengurangi keefektifan pemain internasional Afrika Selatan itu karena ia tampil hebat di lini tengah.

Anderlecht mengambil keunggulan yang memang pantas didapat pada menit ke-44 berkat Michael Murillo, yang memanfaatkan assist Yari Verschaeren untuk melewati penjaga gawang Sinan Bolat saat mereka memasuki jeda paruh waktu dengan keunggulan.

Gent tampil lebih kuat di babak kedua tetapi gagal dalam upaya mereka untuk mematahkan pertahanan ketat pasukan Vincent Kompany.

Namun, mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-89 melalui Roman Yaremchuk, yang menemukan ruang di area gawang tim tamu sebelum menyundul umpan silang dari bek Iran Milad Mohammadi.

Setelah pergantian pemain, Tau digantikan dengan sepuluh menit tersisa untuk bermain oleh Josh Cullen, sementara Mustapha Bundu dari Sierra Leone dan Paul Mukairu dari Nigeria adalah pemain pengganti yang tidak dimainkan.

Untuk Gent, Marreh dari Gambia beraksi dari awal sampai akhir sedangkan Niangbo dari Pantai Gading digantikan oleh Dylan Mbayo pada menit ke-62.

Michael Ngadeu-Ngadjui dari Kamerun, Jordan Botaka dari DR Kongo, Nuno Fortuna dari Angola dan Ibrahima Cisse dari Guinea tidak terdaftar dalam tim.

Meski imbang, bek kanan Norwegia Andreas Hanche-Olsen mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang dengan hasil pertandingan melawan skuad Kompany.

“Ini bukan pertandingan yang mudah, tetapi poin yang kami keluarkan pada akhirnya, lebih dari pantas,” ucap Hanche-Olsen. ”

“Kami terus berjuang sampai menit terakhir dan itu terbayar. Setelah kekalahan di Beograd, fokus segera tertuju pada Anderlecht. ”

“Kami mendapat banyak cedera dan absen karena Covid-19, tapi kami tidak bersembunyi dengan alasan itu. ”

“Mentalitas kami bagus, kami berjuang satu sama lain, meski situasinya tidak selalu bagus.”

Hasil ini membuat Gent tetap berada di urutan ke-12 di Liga Jupiler dengan 13 poin dari 12 pertandingan sementara Anderlecht berada di urutan ketujuh dengan mengumpulkan 21 poin dari 12 pertandingan.