Partai Buruh Minta Anggota Parlemen Konservatif Atasi Makanan Sekolah

Partai Buruh Minta Anggota Parlemen Konservatif Atasi Makanan Sekolah

Sejarah Sepakbola – Marcus Rashford luncurkan petisi online minggu lalu yang meminta pemerintah untuk membuat tiga komitmen untuk mendukung anak-anak yang rentan sebagai bagian dari #endchildfoodpoverty.

Kampanye ini didukung oleh Satuan Tugas Kemiskinan Makanan Anak, yang dibentuk oleh Rashford, serta 20 badan amal dan nama-nama kunci di industri makanan.

Penyerang Manchester United dan Sepakbola Liga Inggris itu memaksa Pemerintah berbalik pada bulan Juli ketika dia memenangkan perjuangannya untuk memastikan penyediaan makanan gratis selama liburan musim panas sekolah.

Namun, proposal yang diberikan pemain yang telah dianugerahi MBE untuk karyanya dalam menangani kemiskinan anak itu ditolak oleh No 10, dengan pemerintah mengatakan mereka tidak berencana untuk menawarkan dukungan langsung lebih lanjut.

Setelah petisi Rashford mengumpulkan 300.000 suara untuk memaksa debat parlemen, Partai Buruh menyatakan mereka akan memicu pemungutan suara parlemen pada Rabu kecuali para menteri mengubah taktik dan mendukungnya.

Tulip Siddiq MP, Menteri Anak-anak Bayangan dan Tahun Awal Buruh, kini telah menulis dan akan diberikan kepada setiap anggota parlemen Konservatif, dalam isi tulisan tersebut mereka memberikan dukungan dari proposal Partai Buruh, yang akan memberikan dukungan tambahan kepada lebih dari 1,4 juta anak di setiap liburan sekolah hingga Paskah.

“Rasa khawatir tentang bagaimana memenuhi kebutuhan sekarang ini tengah dipikirkan oleh keluarga-keluarga di seluruh negeri, namun Perdana Menteri malah mengesampingkan memberikan lebih dari satu juta anak-anak dukungan makanan selama liburan,” ucap Siddiq dalam sebuah surat.

“Sekarang setiap anggota parlemen Konservatif memiliki kesempatan untuk menjelaskan bahwa mereka akan mendukung keluarga di daerah pemilihan mereka yang khawatir tentang bagaimana mereka akan menyediakan makanan untuk persiapan dalam beberapa minggu ke depan.”