Langgar Protokol Kesehatan, Phil Foden Minta Maaf

Gelandang 20 tahun, Phil Foden menuliskan surat pernyataan permohonan maaf lewat akun twitter pribadinya. Permohonan maaf tersebut tak lain soal pelanggaran yang ia lakukan terhadap protokol kesehatan saat bersama Tim Nasional Inggris.

Pemain muda Manchester City tersebut bersama dengan Mason Greenwood tertangkap basah membawa seorang wanita ke dalam sebuah kamar hotel pasca pertandingan melawan Islandia di ajang UEFA Nations League akhir pekan kemarin.

Kelakuan tersebut membuat kedua pemain dikecam publik, mengingat mereka telah melanggar aturan protokol kesehatan di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, Phil Foden dan Mason Greenwood juga dianggap meremehkan Tim Nasional Inggris karena malah bersikap demikian saat tim sedang bersiap menghadapi Denmark.

Phil Foden Akhirnya Minta Maaf Lewat Sosial Medianya

Akibatnya, kedua pemain tersebut diusir dari skuat Tim Nasional Inggris. Keduanya sempat bungkam, sampai akhirnya Phil Foden mengeluarkan pernyataan permohonan maaf lewat Twitter.

“Menyusul pemberitaan yang muncul hari ini menyoal aksi saya di Islandia, saya ingin membuat permintaan maaf. Saya meminta maaf kepada Gareth Southgate, rekan setim saya di Inggris, staf, staf, juga klub serta keluarga,”

“Saat saya dipanggil oleh Gareth untuk laga-laga ini, reaksi pertama saya adalah rasa bangga yang besar. Bisa memakai seragam tim senior dalam debut saya bersama Inggris adalah keistimewaan yang luar biasa,” tulisnya.

Phil Foden Mengaku Tak Sengaja

Dia mengaku sama sekali tidak bermaksud tidak hormat pada rekan-rekan satu timnya. Foden berharap publik juga mengerti bahwa dia hanya seorang remaja yang bisa bertindak konyol seperti itu.

“Saya adalah pemain muda yang harus belajar banyak, tapi saya menyadari tanggung jawab besar yanag saya punya sebagai perwakilan Manchester City dan Inggris pada level ini,”

“Pada kesempatan ini, saya membuat keputusan yang buruk dan perilaku saya tidak memenuhi standar yang diharapkan. Saya melanggar protokol Covid-19 yang ditetapkan untuk melindungi saya dan rekan setim di Inggris.”

“Sebagai konsekuensinya, saya akan melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Denmark bersama skuat, dan itu sakit. Saya mendapatkan pembelajaran berharga dari kesalahan keputusan ini dan saya harap Gareth beserta tim dikaruniai keberuntungan pekan ini,” pungkasnya.